Penulis :
- Anissofiah Azise Wijinurhayati, M.Si., M.Mar.
- Christine Widilestari, S.E., M.Si.
- Eni Tri Wahyuni, S.ST., M.Si., M.Mar.
- Dr. Renny Hermawati, S.ST., M.M.
- Fitri Suprapti, S.ST., M.Si., M.Mar.
- Fajar Pujiyanto, M.T.
- Susanto, S.Si.T., S.T., M.T.
- Dr. Kumila Hanik, S.SiT., M.M.Tr.
- B.L Hentri Widodo, S.SiT., M.Si., M.Mar.
- Prapti Utami, S.ST., M.M.
- Ratna Kurnia Dewi, S.S.T., M.M.Tr.
- Ahmad Sundoko, S.Si., M.Si.
STANDAR KOMPETENSI PELAUT BERBASIS STCW Teori dan Implementasi
Buku ini merupakan panduan lengkap dan mendalam yang membahas standar kompetensi pelaut yang disusun berdasarkan Konvensi Internasional STCW (Standards of Training, Certification, and Watchkeeping for Seafarers), lengkap dengan penerapannya dalam dunia pelayaran nyata. Disusun oleh para pakar dan tenaga pengajar berpengalaman di bidang maritim, buku ini menjabarkan kerangka regulasi, tingkatan kompetensi, persyaratan sertifikasi, hingga tantangan terkini yang dihadapi pelaut, menjadikannya referensi utama bagi mahasiswa pendidikan pelayaran, tenaga pendidik, praktisi pelaut, maupun pihak pengelola industri maritim.
BAB 1: PENDAHULUAN
Oleh Anissofiah Azise Wijinurhayati, M.Si., M.Mar.
Bab ini menjadi pengantar utama yang membahas dasar hukum dan landasan pentingnya penerapan regulasi STCW dalam dunia pelayaran. Diuraikan hubungan erat antara standar kompetensi pelaut dengan terciptanya keselamatan pelayaran, serta dijelaskan batasan dan ruang lingkup materi yang akan dibahas secara mendalam di seluruh bab buku ini. Pembaca akan diajak memahami mengapa standar kompetensi menjadi syarat mutlak bagi setiap pelaut dan bagaimana hal itu berpengaruh pada keamanan operasional kapal.
BAB 2: STRUKTUR DAN RUANG LINGKUP KONVENSI STCW
Oleh Christine Widilestari, S.E., M.Si.
Bab ini mengupas tuntas struktur, isi, dan cakupan lengkap dari Konvensi STCW sebagai acuan internasional utama. Dimulai dari pendahuluan mengenai sejarah dan tujuan konvensi, bab ini menjelaskan susunan pasal-pasal, kode, serta ketentuan yang tertuang di dalamnya. Pembaca akan memahami kerangka kerja regulasi ini, termasuk bagaimana aturan-aturan tersebut disusun dan menjadi standar baku yang berlaku bagi seluruh negara anggota dalam hal pelatihan, sertifikasi, dan pengawasan pelaut.
BAB 3: STANDAR KOMPETENSI PELAUT TINGKAT OPERASIONAL
Oleh Eni Tri Wahyuni, S.ST., M.Si., M.Mar.
Fokus pembahasan bab ini adalah standar kompetensi bagi pelaut yang bertugas di tingkat operasional. Dijelaskan secara rinci struktur tingkatan kompetensi, persyaratan pengetahuan, keterampilan, dan kewajiban yang harus dimiliki oleh pelaut departemen dek (OICNW) maupun departemen teknika (OICEW) sesuai ketentuan STCW Code Section A-II/1. Selain kompetensi teknis, dibahas pula kompetensi umum, syarat pendidikan, alur pelatihan, hingga tantangan nyata yang sering dihadapi pelaut dalam menjalankan tugas harian di atas kapal.
BAB 4: STANDAR KOMPETENSI PELAUT TINGKAT MANAJERIAL
Oleh Dr. Renny Hermawati, S.ST., M.M.
Bab ini membahas konsep dasar dan persyaratan kompetensi bagi pelaut yang menduduki jabatan tingkat manajerial. Diuraikan perbedaan tingkatan kompetensi antara operasional dan manajerial, serta bagaimana penerapan regulasi STCW diadaptasi dan dilaksanakan di Indonesia. Materi ini menekankan pada kemampuan pengambilan keputusan, tanggung jawab lebih luas, serta kemampuan manajemen yang wajib dimiliki pemimpin kapal, lengkap dengan kesimpulan dan implikasi penerapannya dalam industri pelayaran.
BAB 5: KOMPETENSI NAUTIKA: NAVIGASI, SHIP HANDLING, DAN OPERASI MUATAN BERDASARKAN STCW
Oleh Fitri Suprapti, S.ST., M.Si., M.Mar.
Secara khusus bab ini mendalami kompetensi teknis departemen nautika sesuai standar STCW. Pembahasan mencakup kemampuan navigasi konvensional maupun elektronik, teknik penanganan kapal (ship handling) dalam berbagai kondisi perairan, hingga prosedur dan manajemen operasi muatan yang aman dan efisien. Dijelaskan pula bagaimana integrasi dari ketiga kemampuan tersebut sangat krusial dalam menjamin kelancaran dan keamanan seluruh operasional kapal selama pelayaran.
BAB 6: KOMPETENSI TEKNIKA: MESIN, PERAWATAN, KELISTRIKAN DAN SISTEM KONTROL
Oleh Fajar Pujiyanto, M.T.
Bab ini menguraikan standar kompetensi lengkap bagi departemen teknika. Materi meliputi pemahaman mendalam mengenai sistem kerja mesin induk dan bantu, prinsip serta prosedur perawatan dan perbaikan, sistem kelistrikan kapal, hingga penguasaan sistem kendali dan otomasi yang semakin berkembang. Dijelaskan kerangka STCW yang berbasis kompetensi, di mana pelaut teknika dituntut tidak hanya mengerti teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam pemeliharaan dan penanganan masalah teknis di lapangan.
BAB 7: KURIKULUM, PELATIHAN, DAN SERTIFIKASI PELAUT STCW
Oleh Susanto, S.Si.T., S.T., M.T.
Bab ini menjadi panduan mengenai sistem pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia pelaut. Dibahas secara rinci penyusunan kurikulum pelatihan yang mengacu pada standar STCW, alur proses pelatihan, jenis sertifikat yang wajib dimiliki, serta mekanisme penerbitannya. Selain itu, bab ini juga mengulas tantangan penerapan standar tersebut di Indonesia dan bagaimana menyiapkan pelaut agar mampu bersaing dan memenuhi persyaratan standar internasional di masa depan.
BAB 8: KESELAMATAN KAPAL (SAFETY): SOLAS, PENCEGAHAN KEBAKARAN DAN TANGGAP DARURAT
Oleh Dr. Kumila Hanik, S.SiT., M.M.Tr.
Keselamatan menjadi fokus utama dalam bab ini, yang mengaitkan kompetensi pelaut dengan Konvensi SOLAS (Safety of Life at Sea). Pembaca akan memahami konsep dasar keselamatan di transportasi laut, aturan-aturan dalam SOLAS, langkah-langkah pencegahan kebakaran, serta prosedur standar tanggap darurat di atas kapal. Bab ini menegaskan bahwa penguasaan materi keselamatan adalah bagian tak terpisahkan dari standar kompetensi setiap pelaut untuk melindungi nyawa, kapal, dan muatan.
BAB 9: PENCEGAHAN PENCEMARAN LAUT (MARPOL) DAN TANGGUNG JAWAB PELAUT
Oleh B.L Hentri Widodo, S.SiT., M.Si., M.Mar.
Bab ini membahas kewajiban pelaut dalam menjaga kelestarian lingkungan laut berdasarkan Konvensi MARPOL. Dijelaskan tujuan dibuatnya konvensi ini, rincian isi setiap lampiran (Annex) yang mengatur berbagai jenis pencemaran, serta langkah-langkah pencegahan yang harus dilakukan. Lebih dari sekadar aturan, bab ini menegaskan tugas, tanggung jawab, dan peran aktif pelaut dalam meminimalkan dampak kegiatan pelayaran terhadap kerusakan lingkungan laut.
BAB 10: MANAJEMEN SUMBER DAYA KAPAL (BRIDGE & ENGINE RESOURCE MANAGEMENT)
Oleh Prapti Utami, S.ST., M.M.
Materi bab ini sangat menekankan aspek sumber daya manusia dan manajemen organisasi di atas kapal. Diuraikan konsep BRM (Bridge Resource Management) dan ERM (Engine Resource Management), mencakup cara mengelola sumber daya, faktor manusia, komunikasi, koordinasi antar departemen, kepemimpinan, hingga manajemen kelelahan awak kapal. Dijelaskan pula bagaimana integrasi kedua konsep manajemen ini berperan besar dalam mencegah kecelakaan, menangani keadaan darurat, dan membangun budaya keselamatan yang kuat.
BAB 11: DIGITALISASI MARITIM DAN KOMPETENSI PELAUT ERA 4.0
Oleh Ratna Kurnia Dewi, S.S.T., M.M.Tr.
Menjawab tantangan zaman, bab ini membahas transformasi teknologi digital yang mengubah dunia pelayaran. Materi mencakup kompetensi baru yang dibutuhkan dalam penggunaan IoT, Big Data, Komputasi Awan, sistem E-Navigation, hingga pembahasan mengenai kapal pintar dan kapal otonom. Tak kalah penting, dibahas pula aspek keamanan siber (Cyber Security) serta penerapan teknologi blockchain dalam administrasi maritim, beserta dampak perubahan ini terhadap pembaruan standar STCW di masa mendatang.
BAB 12: PENGUATAN STANDAR KOMPETENSI PELAUT: TREN, INOVASI, DAN ARAH MASA DEPAN
Oleh Ahmad Sundoko, S.Si., M.Si.
Bab penutup ini merangkum arah pengembangan pendidikan, pelatihan, dan standar kompetensi pelaut ke depan. Dijelaskan pengaruh standar internasional terhadap sistem pendidikan maritim, inovasi metode pembelajaran termasuk penggunaan teknologi realitas virtual dalam pelatihan, serta pentingnya peningkatan kualitas penilaian kemampuan pelaut. Bab ini juga mengulas perkembangan regulasi baru, kepatuhan, dan strategi untuk terus memperkuat standar kompetensi agar sesuai dengan dinamika dan kemajuan industri pelayaran global.
Dengan penyajian materi yang menggabungkan teori peraturan dan contoh penerapan praktis, buku ini tidak hanya menjadi buku ajar yang lengkap, tetapi juga panduan praktis untuk memahami dan memenuhi standar kompetensi pelaut yang diakui secara internasional.
Lingkar Edukasi Indonesia
Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman
Email: lingkaredukasiindonesia.id@gmail.com
Website: www.lingkaredukasiindonesia.com
ISBN: 978-634-288-118-7






