Dalam dunia akademik, selain jurnal, kita juga sering mendengar istilah prosiding. Namun, tidak sedikit orang yang masih bingung membedakan keduanya. Sebenarnya, apa itu prosiding?
Pengertian Prosiding
Secara umum, prosiding adalah kumpulan artikel atau makalah hasil seminar, konferensi, lokakarya, atau simposium yang diterbitkan sebagai dokumentasi resmi kegiatan ilmiah tersebut. Prosiding berisi tulisan-tulisan ilmiah yang dipresentasikan oleh para peserta, biasanya disusun sesuai urutan jadwal acara atau tema yang diangkat.
Menurut Arifin (2016), prosiding adalah publikasi ilmiah yang memuat makalah-makalah hasil presentasi dalam sebuah pertemuan ilmiah dan diterbitkan dalam bentuk cetak maupun elektronik. Sementara itu, menurut Suryabrata (2018), prosiding merupakan kumpulan karya ilmiah yang telah dipresentasikan dalam forum ilmiah tertentu sebagai bentuk diseminasi hasil penelitian atau kajian.
Fungsi Prosiding
Prosiding memiliki beberapa fungsi penting, antara lain:
- Sebagai dokumentasi ilmiah: mencatat hasil presentasi ilmiah dalam sebuah pertemuan akademik.
- Sebagai penyebarluasan ilmu pengetahuan: hasil penelitian yang disampaikan dapat diakses lebih luas melalui prosiding.
- Sebagai bukti keikutsertaan akademisi dalam forum ilmiah: publikasi dalam prosiding dapat digunakan untuk portofolio akademik.
Perbedaan Prosiding dengan Jurnal
Meski sama-sama memuat artikel ilmiah, prosiding dan jurnal memiliki perbedaan mendasar:
| Aspek | Prosiding | Jurnal |
|---|---|---|
| Sumber tulisan | Dari seminar/konferensi | Hasil penelitian langsung |
| Proses review | Biasanya lebih ringan atau cepat | Melalui proses peer review ketat |
| Frekuensi terbit | Sekali per acara | Berkala (bulanan, triwulan, dll.) |
| Audience | Peserta seminar & umum | Peneliti & akademisi luas |
Kesimpulan
Prosiding merupakan salah satu bentuk publikasi ilmiah yang berfungsi mendokumentasikan dan menyebarluaskan hasil presentasi dalam forum ilmiah. Meski berbeda dengan jurnal, prosiding tetap memiliki nilai penting dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan.





