Penulis :
- Sahrul
- Yofita L. Duka
- Rentauli Mariah Silalahi
- Adibah Sartika Hijriati
- Erma Perwitasari
- Made Sujana
- Waode Hamsia
- Mochamad Edwin Iskandar
- An-Nisa’ Nur Ash-Shiddiqqiyah
- Anandha
- Meilin Anggreyni
- Haryani
- Dias Andris Susanto
- Nana Supriatna
ENGLISH SYNTACTIC STRUCTURES : FROM MORPHOLOGY TO CONDITIONAL MODALITIES
Buku ini menyajikan pembahasan yang komprehensif dan terstruktur mengenai tata bahasa Inggris, khususnya pada aspek morfologi dan sintaksis. Disusun secara sistematis mulai dari konsep dasar hingga analisis tingkat lanjut, buku ini menjadi panduan lengkap bagi pembaca untuk memahami bagaimana bahasa dibentuk dan disusun menjadi komunikasi yang efektif.
Tabel 1: FOUNDATIONS OF MORPHOLOGY
Membahas dasar-dasar morfologi, yaitu studi tentang struktur internal kata. Tabel ini mencakup pengenalan unsur-unsur pembentuk kata seperti akar kata, imbuhan (afiks), serta bagaimana kata-kata dibentuk dan dimodifikasi maknanya dalam sebuah kalimat.
Tabel 2: THE CLAUSE: CORE SENTENCE ARCHITECTURE
Menjelaskan konsep klausa sebagai unit dasar pembentuk kalimat. Fokusnya adalah pada arsitektur inti kalimat, yaitu komponen-komponen utama seperti Subjek dan Predikat, serta bagaimana elemen-elemen ini berinteraksi untuk membentuk makna yang utuh.
Tabel 3: SIMPLE SENTENCE STRUCTURES
Menguraikan pola-pola dasar dari kalimat sederhana. Tabel ini membedah berbagai struktur kalimat yang hanya terdiri dari satu klausa independen, mulai dari struktur paling dasar hingga yang memiliki pelengkap dan keterangan.
Tabel 4: MODIFIER FUNCTIONS: ADJECTIVES AND ADVERBS
Menjelaskan fungsi kata sifat (adjectives) dan kata keterangan (adverbs) sebagai kata penjelas (modifier). Tabel ini menunjukkan bagaimana kedua jenis kata ini berfungsi untuk memberikan detail lebih lanjut, mendeskripsikan benda, atau menjelaskan cara, waktu, dan tempat terjadinya suatu peristiwa.
Tabel 5: COMPOUND SENTENCES AND COORDINATION
Membahas kalimat majemuk setara dan cara penggabungannya. Fokusnya adalah pada penggunaan kata hubung koordinatif (seperti and, but, or) untuk menyatukan dua klausa atau lebih yang memiliki kedudukan setara dan independen.
Tabel 6: SUBORDINATION: ADVERBIAL CLAUSE
Membahas klausa bawahan yang berfungsi sebagai keterangan. Tabel ini menjelaskan bagaimana klausa ini digunakan untuk menjelaskan konteks seperti waktu, sebab-akibat, syarat, cara, atau pertentangan dalam sebuah kalimat.
Tabel 7: COMPLEX SENTENCE STRUCTURES
Menguraikan struktur kalimat kompleks yang terdiri dari satu klausa utama dan satu atau lebih klausa bawahan. Tabel ini menunjukkan bagaimana ide-ide yang lebih rumit disusun dengan menggunakan hubungan ketergantungan antar klausa.
Tabel 8: SUBORDINATION: ADJECTIVE (RELATIVE) CLAUSES
Menjelaskan klausa relatif atau klausa yang berfungsi seperti kata sifat. Tabel ini fokus pada penggunaan kata penghubung seperti who, which, that untuk mendeskripsikan atau memberikan informasi tambahan mengenai kata benda yang mendahuluinya.
Tabel 9: COMPOUND-COMPLEX SYNTACTIC INTEGRATION: WEAVING COMPLEX IDEAS IN EVERYDAY COMMUNICATION
Membahas penggabungan antara kalimat majemuk setara dan kalimat kompleks. Tabel ini menunjukkan bagaimana menyusun ide-ide rumit secara terintegrasi dalam komunikasi sehari-hari agar pesan tersampaikan dengan lengkap dan runtut.
Tabel 10: FACTUAL AND PREDICTIVE CONDITIONALS
Membahas kalimat pengandaian tipe 0 dan 1. Fokusnya adalah pada situasi yang bersifat fakta umum, kebenaran ilmiah, atau prediksi yang sangat mungkin terjadi di masa depan.
Tabel 11: HYPOTHETICAL CONDITIONALS
Membahas kalimat pengandaian tipe 2. Menjelaskan situasi yang bersifat khayalan, tidak nyata saat ini, atau kemungkinan yang sangat kecil untuk terjadi di masa sekarang atau masa depan.
Tabel 12: COUNTERFACTUAL CONDITIONALS
Membahas kalimat pengandaian tipe 3. Menjelaskan situasi yang bertentangan dengan kenyataan yang sudah terjadi di masa lampau, di mana hal tersebut tidak dapat diubah lagi.
Tabel 13: A TYPOLOGICAL ANALYSIS OF CONDITIONAL CLAUSES
Menyajikan analisis perbandingan atau klasifikasi dari berbagai jenis klausa pengandaian. Tabel ini membandingkan struktur, penggunaan waktu, dan makna yang dihasilkan dari berbagai pola kalimat if.
Tabel 14: APPLIED SYNTACTIC ANALYSIS
Menunjukkan penerapan praktis dari teori sintaksis yang telah dipelajari. Tabel ini berisi contoh-contoh analisis kalimat nyata untuk memahami bagaimana aturan tata bahasa bekerja dalam penggunaan sebenarnya.
Tabel 15: SYNTHESIS AND THEORETICAL IMPLICATIONS
Berisi rangkuman, penyatuan konsep-konsep, serta implikasi teoritis dari keseluruhan pembahasan. Tabel ini menarik kesimpulan mengenai bagaimana struktur bahasa mempengaruhi pemahaman dan komunikasi.
CV. MEDIA SAINS INDONESIA
Melong Asih Regency B40 - Cijerah
Bandung City – West Java
www.medsan.co.id





